Bunda Mengalami Pendarahan Saat Hamil ? Inilah 6 Penyebabnya

Pendarahan selama kehamilan bisa menjadi hal yang sangat menakutkan dan bahkan bisa membuat Anda stress karena kurangnya pengetahuan Anda. Anda perlu tahu bahwa pendarahan saat masa kehamilan bukan berarti Anda akan mengalami keguguran atau kejadian yang sangat kritis.

Pendarahan Saat Hamil

Pendarahan selama masa kehamilan terutama pada trimester pertama lebih umum terjadi dan bahkan banyak ibu yang mengalaminya. Ada penelitian yang menyebutkan kurang lebih ΒΌ ibu hamil pernah mengalami pendarahan pada masa trimester pertama.

Pendarahan terjadi kebanyakan pada wanita hamil usia 5 minggu hingga minggu kedelapan dan kebanyakan pendarahan terjadi tidak lebih dari 3 hari.

Dari semua Ibu hamil yang mengalami pendarahan 12% mengalami keguguran tetapi pendarahan tidak serta merta di hubungkan dengan keguguguran. Jika Anda khawatir mengenai pendarahan Anda saat ini, berkonsultasi dengan dokter adalah yang terbaik.

Sebagian besar wanita hamil pernah mengalami pendarahan walaupun hanya bercak darah atau hanya pendarahan sedikit saja.

Apakah bunda perlu memeriksakan ke Dokter setiap pendarahan ?

Setiap pendarahan selama kehamilan harus di laporkan dan di periksakan ke Dokter kandungan karena tidak semua pendarahan aman dan hanya Dokter yang mengetahui masalah yang terjadi pada kehamilan Anda.

Pendarahan pada masa kehamilan sebelum usia janin 24 minggu bisa jadi merupakan petunjuk keguguran atau bisa juga hanya masalah biasa. Memeriksakan ke Dokter adalah yang terbaik, Dokter akan melakukan hal yang sangat berarti buat Anda. Jika pendarahan di sertai dengan kram perut yang sangat menyakitkan, menghubungi Dokter lebih cepat dan segera untuk mendapatkan perawatan segera.

Berikut ini kemungkinan penyebab pendarahan selama masa kehamilan:

1. Implantasi pendarahan atau semacam goresan ketika telur yang di buahi menempel pada lapisan rahim.

Goresan pada telur yang di buahi bisa menyebabkan bercak-bercak darah tetapi tidak terlalu banyak. Pendarahan masa kehamilan yang di sebabkan karena goresan pada telur biasanya hanya berlangsung satu hingga 2 hari.

Pendarahan implantasi biasanya berupa darah segar cerah dan bisa juga dalam bentuk lendir warna merah muda.

2. Pendarahan karena terobosan pendarahan atau rembesan pendarahan

Terobosan pendarahan biasa terjadi pada masa kehamilan 4, 8 dan 12 minggu. Terobosan pendarahan biasanya di sertai sakit perut seperti kram, berat pada pinggul serta kembung.

Terobosan pendarahan sering terjadi karena hormon kehamilan belum bisa menyesuaikan dengan cepat pada usia kehamilan Anda. Hormon kehamilan yang sudah matang dan bagus bisa mencegah pendarahan yang di sebabkan karena terobosan.

Pendarahan karena terobosan atau rembesan pendarahan akan berlangsung selama kurang lebih 3 bulan, bahkan ada wanita yang mengalami terobosan pendarahan selama masa kehamilan 9 bulan dan melahirkan bayi yang normal.

3. pendarahan karena keguguran

Keguguran atau sering di sebut aborsi spontan akan terjadi pada masa kehamilan 12 minggu pertama. Bahkan ada wanita yang tidak menyadari bahwa ia telah hamil mengalami pendarahan dan keguguran.

Pendarahan karena keguguran di sebabkan karena janin yang rusak atau karena tubuh Anda belum siap menerima kehamilan.

Tanda-tanda pendarahan karena keguguran di antaranya kram, sakit pada punggung dan sakit perut yang tidak tertahankan.

Kebanyakan wanita yang mengalami pendarahan keguguran akan merasa tidak hamil lagi yang di sebabkan hormon kehamilan tidak lagi berkembang. Contohnya tidak lagi merasa mual, payudara sakit dan perut tidak lagi kembung.

4. Pendarahan kehamilan karena hubungan seks

Hubungan seksual adalah salah satu penyebab paling umum pendarahan selama masa kahamilan. Pendarahan masa kehamilan karena hubungan seksual tidak berbahaya karena di sebabkan karena peningkatan suplai darah dan pelunakan pada leher pada rahim Anda.

Meskipun pendarahan karena hubungan seksual tidak terlalu serius tetapi Anda wajib melaporkan kapada Dokter ketika Anda memeriksakan kehamilan Anda.

5. Pendarahan karena kelainan pada kehamilan

Kelainan pada kehamilan yang menyebabkan pendarahan biasanya terjadi jika telur di buahi di luar rahim Anda sendiri dan biasanya di dalam tuba falopi.

Pendarahan karena kelainan pada kehamilan ini biasanya akan di sertai dengan sakit pada sisi perut dan akan merasa sangat lemas dan mual. Rasa sakit bisa saja hilang dengan sendirinya dan akan sakit kembali 2 hingga 3 jam kemudian.

6. Pendarahan masa kehamilan karena plasenta

Pendarahan pada masa kehamilan karena plasenta sering tidak di sertai dengan rasa sakit dan Anda akan terlihat sangat normal. Pendarahan plasenta di sebabkan karena implan plasenta yang sangat rendah di atas dinding rahim bahkan tepat di atas saluran serviks Anda.

Pendarahan karena plasenta terjadi kurang lebih 2% dari wanita hamil dan biasanya terjadi setelah usia kandungan lebih dari 20 minggu. Penyebab lainnya pendarahan pada masa kehamilan di sebabkan karena solusio plasenta yang sering terjadi pada 1 dari 200 kahamilan.

Apa yang Harus Saya Lakukan Jika saya mengalami pendarahan Selama Kehamilan ? Jika Anda baru pertama kali hamil, jangan panik terlebih dahulu karena bisa menyebabkan stress dan kondisi yang lebih buruk.

Jika Anda mengalami pendarahan dan usia kandungan Anda belum genap 20 minggu, segera dengan cepat dapatkan bantuan medis. Jika Anda megalami mendarahan ringan tetapi tidak merasa sakit, hubungi dokter Anda dengan telepon atau datang langsung untuk berkonsultasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *